Tata Cara Mandi Wajib Junub dengan Doa dan Niatnya

Amat penting sekali bagi setiap muslim untuk mengetahui tata cara mandi wajib junub yang benar beserta dengan doa dan niatnya. Kenapa ini sangat penting? Sebab tanpa melakukan hal yang benar ini, maka seluruh ibadah kita tidak syah. Dengan mandi wajib yang benar barulah kita kembali suci untuk melaksanakan semua ibadah

Mandi wajib harus dilaksanakan karena berbagai hal sebagai berikut:

  • Keluar Mani (sperma)
  • Setelah melakukan interaksi suami istri (bagi yg telah menikah)
  • Setelah melahirkan
  • Setelah Haid (bagi wanita)
  • Orang yg pertama kali masuk islam (mualaf)

tata cara mandi wajib yang benar

Nah berkaitan menggunakan hal itu, maka perlu & krusial bagi kita terutama sebagai umat muslim mengetahui bagaimana tata cara mandi wajib yang baik & benar. Mulai dari bacaan, doa, niat mandi wajib & pelaksanaan saat mandinya.

Doa dan Niat Mandi Wajib

Niat dan doa tidak mampu dipisahkan pada kehidupan kita. Doa sebagai senajata sedangkan niat menjadi cara agar amalan kita sinkron dengan tujuan yang diperlukan. Bahkan bisa dikatakan tidak sahnya suatu amalan, karena galat niat. Kekuatan niat sangat besar yang menajdi tolok ukur suatu amalan itu dikerjakan

Dari Amirul Mukminin, Abu Hafsh ‘Umar bin Al-Khattab radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa ia mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إنَّمَا الأعمَال بالنِّيَّاتِ وإِنَّما لِكُلِّ امريءٍ ما نَوَى فَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إلى اللهِ ورَسُولِهِ فهِجْرَتُهُ إلى اللهِ ورَسُوْلِهِ ومَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ لِدُنْيَا يُصِيْبُها أو امرأةٍ يَنْكِحُهَا فهِجْرَتُهُ إلى ما هَاجَرَ إليهِ

“Sesungguhnya setiap amalan tergantung pada niatnya. Setiap orang akan mendapatkan apa yang ia niatkan. Siapa yang hijrahnya karena Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya untuk Allah dan Rasul-Nya. Siapa yang hijrahnya karena mencari dunia atau karena wanita yang dinikahinya, maka hijrahnya kepada yang ia tuju.” (HR. Bukhari dan Muslim) [HR. Bukhari, no. 1 dan Muslim, no. 1907]

Baca juga: Bacaan Sholawat Fatih

Sebelum membahas lebih jauh mengenai doa & niat mandi wajib yuk kita fahami apa yg menjadi rukun, sarat syah dan sunnah mandi harus

Rukun Mandi Wajib

Rukun adalah masalah yg harus dilakukan terhadapa tahapan suatu amalan yg dikerjakan, baik itu sholat, puasa dan ibadah lainnya. Kemudian apa yang menjadi rukun mandi wajib terdiri menurut dua yaitu

  • Niat Melaksanakan Mandi Wajib
  • Meratakan Air Keseluruh permukann Badan

Baik kita bahas satu persatu. Pertama Niat mandi akbar dilafalkan atau disebutkan didalam hati ketika air pertama untuk mandi harus terkena badan kita. Badan yg pada basur atau di sirah boleh mana bagian mana saja. Contoh waktu pertama kali kita menyiramkan air kebagian kepala kita, maka pada waktu itulah kita meniatkannya.

Penting diperhatikan dalam ketika pertama menyiramkan air kebagian badan, jangan sampai terdapat bagian air yang telah terkena badan kita, lalu tercampur air yang ada di bak atau ember, lantaran akan sebagai air musta’mal. Terkecuali menggunakan shoower.

Kedua adalah meratakan keseluruh bagian badan. Hal ini sebagai harus & sangat diperhaitkan, lantaran bila terdapat bagian yg nggak terkena air, maka mandi wajib nya jadi tidak absah. Terutama di bagian badan yang tersembunyi, seperti ketiak, selangkangan & bagian lipatan lipatan lainnya.

Syarat Syah Mandi Wajib

Syarat syah dan rukun tidak sanggup pada sisihkan satu sama lain. Jika rukunnya terpenuhi maka absah suatu amalan, tidak terkecuali dalam mandi wajib . Berikut syarat syah mandi wajib

  • Niat mandi wajib
  • Mengalirkan air ke seluruh anggota badan
  • Menghilangkan najis yg inheren di badan

Sunnah Mandi Wajib

Sebagai mana kita menjadi ummat Nabi Muhammad yg senantiasa, menjadlankan perintah Allah dan menjalankan sunnah, maka alangkah baiknya saat kita melaksanakan mandi harus memperhatikan sunnah, supaya kita mendapatkan pahala menurut kebaikan melkasnakan sunnah ini, berikut diantaranya:

  • Menghadap qiblat
  • Membaca basmalah
  • Membasuh ke 2 telapak tangan
  • Menghilangkan kotoran
  • Menyiram anggota badan dimulai menurut bagian kanan
  • Menggosok-gosok anggota badan

Doa & Niat Mandi Wajib / Mandi Besar / Junub

Setelah tahu rukun dan kondisi syah nya mandi harus, berikut niat yg di lafalkan waktu melaksanaka mandi akbar atau mandi junub.

Artinya : “Aku berniat mandi wajib buat menghilangkan hadast akbar fardhu karena Allah ta’aala”

Apabila kita kurang sanggup melafalkan pada bahasa arab, mampu jua melafalkan artinya. Perlu diperhatikan pengucapan niat bukan berarti dilafalkan secara jelas “Jahar” Namun dibacakan dalam hati, seketika air basuhan/ siraman pertama.

Doa & Niat Mandi Wajib Setelah Nifas

Nifas merupakan suatu kondisi yang terjadi dalam wanita yg sudah melahirkan. Nifas merupakan darah yang keluar ketika & setelah melahirkan. Nifas umumnya terjadi selama 40 hari, maka menurut itu wanita tidak pada wajibkan buat sholat dan ibadah fardu lainnya.

Selah berakhirnya nifas maka bagi perembuan diwajibkan untuk melaksanakan mandi harus, berikut Niat nya

Artinya:”aku niat mandi wajib buat menghilangkan hadast haid karena Allah Ta’ala”

Doa & Niat Mandi Wajib Setelah Haid

Haid atau menstruasi merupakan kondisi yang terjadi pada wanita dimana adanya penguguran dalam dinding rahim dampak adanya sistem hormon. Haid dalam wanita terjadi secara terjadwal dalam setiap bulannya. Pada kondisi ini, perempuan tidak diwajibkan atas melaksaanakan ibadah fardu.

Namun sehabis berakhir perlu melaksanakan mandi harus, supaya balik kudus, berikut niat yang dilafalkan:

Setelah memahami rukun dan syarat syah nya mandi wajib, berikut niat yang di lafalkan ketika melaksanaka mandi besar atau mandi junub.

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَكْبَرِ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى

LATIN : “Nawaitul Ghusla Lifrafil Hadatsil Akbari Fardhan Lillahi Ta’aala”
Artinya :’Saya niat mandi untuk menghilangkan hadats haid lantaran Allah Ta’ala”

Tata Cara Mandi Wajib Yang Baik & Benar

Kewajiban mandi harus ini terena bagi seseorang yg sedang pada syarat hadast besar . Ada beberapa penyebab seorang memiliki hadast akbar yg sudah pada sebutkan dalam bagian awal artikel ini.

Tetapi perlu difahami bersama kita wajib benar benar tau bagaimana rapikan cara mandi wajib lantaran hadast besar ini ditimbulkan sang beberapa karena, maka terdapat disparitas dari tata cara madi harus dari setiap penyebabnya. Berikut tata cara mandi wajib :

Tata Cara Mandi Wajib Setelah Haid

Berikut beberapa tahapan pada mandi harus setelah haid

  1. Niat Mandi Wajib Setelah Haid (Jangan sampe lupa niat pada awal, jangan hingga terlewat nanti mampu tidak absah)
  2. Menyiramkan Air Ke Seluruh Tubuh
  3. Membersihkan Kemaluan
  4. Memakai Wewangian (disunnahkan)
  5. Berwudhu (dilakukan selesainya mandi agar suci dari hadas kecil)

Nah yang membedakan dari mandi harus yg lain, mungkin bagi kaum hawa pada sunnahkan menggunakan wewangian ketika melaksanakan mandi.

Tata Cara Mandi Wajib Setelah Nifas

Hal ini tentunya untuk kaum mak yang telah melahirkan. Nifas merupakan kondisi dimana seseorang wanita memiliki hadast besar yang ditimbulkan lantaran darah yang keluar sesudah melahirkan. Darah nifas umumnya terdapat selama 40 hari setelah melahirrkan & paling lama 60 hari.

Baik berikut rapikan cara mandi wajib sesudah nifas

  1. Niat Mandi Wajib Setelah nifas (Jangan sampe lupa niat dalam awal, jangan sampai terlewat nanti bisa nggak sah)
  2. Menyiramkan Air Ke Seluruh Tubuh
  3. Membersihkan Kemaluan (cek sampai sahih sahih tidak terdapat darah)
  4. Memakai Wewangian (disunnahkan)
  5. Berwudhu (dilakukan setelah mandi agar kudus dari hadas kecil)

Tata Cara Mandi Wajib Setelah Melakukan Hubungan Suami Istri

Maka pada wajibkan bagi seorang yg telah melaksanakan interaksi suami istri buat mandi harus. Mengapa demikian, lantaran seseorang yg telah melakukan terkena hadast besar . Maka seorang tersebut di wajibkan buat mandi jub, atau mandi besar .

Berikut beberapa tahapan dalam mandi junub:

  1. Diawali menggunakan niat untuk menghilangkan hadas besar
  2. Membersihkan kedua telapak tangan sebesar 3x kemudian bercebok menggunakan membersihkan kemaluan serta kotoran yg ada disekitarnya hingga bersih dengan tangan kiri.
  3. Mencuci tangan selesainya membersihkan kemaluan hingga higienis (Bisa menggunakan sabun)
  4. Melakukan wudhu dengan wudhu dengan tata urutan yg sempurna
  5. Mengguyur atau menyiram kepala menggunakan air sebesar tiga kali hingga sampai ke pangkal rambut
  6. Mencuci & membersihkan ketua bagian kanan dilanjutkan menggunakan kepala bagian kiri
  7. Menyela-nyela (menyilang-nyilang) rambut menggunakan jari
  8. Mengguyur air pada seluruh badan dimulai berdasarkan sisi yang kanan dilanjutkan menggunakan bagian kiri.
  9. Membersihkan area badan yang susah dijangkau

Demikianlah ulasan tentang tata cara mandi wajib yang benar dengan doa dan niatnya yang semoga bermanfaat.

Post A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.